HIdupku mungkin terlihat menyenangkan, membahagiakan
Bagiku hidupku rumit, penuh tanya yang aku sendiri tak tahu apa jawabnya.
Atau mungkin hidupku memang menyenangkan tapi aku yang membuat rumit? Entah
Yang aku tau hanya aku ingin seperti mereka yang punya Ayah-Ibu, yang bisa kapanpun mendampingi.
AKu rindu kasih sayang orang tuaku, Ibuku terutama. Beliau yang teramat baik padaku, menjagaku, memberi kebahagiaan untukku. Setiap mengingat yang telah ibu korbankan untukku, aku menangis. aKu yang begitu menyia-nyiakannya dulu, kini aku tau apa artinya.
Bisakah kembalikan ibuku TUHAN ?
DiaryEkspresiKu
Kamis, 04 September 2014
Rabu, 03 September 2014
Namaku Luluk Indana, aku lahir di Banyuwangi 15 Mei 1995
Emak melahirkan aku di sebuah rumah bersalin milik seorang bidan,aku anak ketiga dari 4 bersaudara, bersekolah sejak TK hingga SMA, namun saat lulus SMP, emak pergi ninggalin aku, kakak adik serta bapak.
Aku tetap melanjutkan sekolah hingga lulus SMA, berusaha melanjutkan ke perguruan tinggi, tak berhasil. Namun mungkin ALLAH punya rencana lain untuk hidupku dan keluargaku.
Kini aku tinggal bersama Umi ( kakak pertamaku ) di Kota Surabaya bersama suami dan ketiga anak perempuannya, sedangkan Bapak dan adik tetap di desa bersama kakak laki-laki ku.
Disini aku bekerja di sebuah mall, bekerja pada orang cina yang memiliki sebuah Tailor yang lumayan ternama.
Sejauh ini, aku bersyukur untuk hidupku
Mampu bertahan hidup dan tak lagi bergantung pada Bapak ku di desa.
Tuhan, semoga Emak bahagia di surga, semoga Bapak diberi kemudahan rezeky untuk menyambung hidup, dan semoga hidup ku sekeluarga membaik. Aaammmiiinnn :-)
*LulukInd
Emak melahirkan aku di sebuah rumah bersalin milik seorang bidan,aku anak ketiga dari 4 bersaudara, bersekolah sejak TK hingga SMA, namun saat lulus SMP, emak pergi ninggalin aku, kakak adik serta bapak.
Aku tetap melanjutkan sekolah hingga lulus SMA, berusaha melanjutkan ke perguruan tinggi, tak berhasil. Namun mungkin ALLAH punya rencana lain untuk hidupku dan keluargaku.
Kini aku tinggal bersama Umi ( kakak pertamaku ) di Kota Surabaya bersama suami dan ketiga anak perempuannya, sedangkan Bapak dan adik tetap di desa bersama kakak laki-laki ku.
Disini aku bekerja di sebuah mall, bekerja pada orang cina yang memiliki sebuah Tailor yang lumayan ternama.
Sejauh ini, aku bersyukur untuk hidupku
Mampu bertahan hidup dan tak lagi bergantung pada Bapak ku di desa.
Tuhan, semoga Emak bahagia di surga, semoga Bapak diberi kemudahan rezeky untuk menyambung hidup, dan semoga hidup ku sekeluarga membaik. Aaammmiiinnn :-)
*LulukInd
Langganan:
Komentar (Atom)